Hai…ini hari Valentine

February 14th, 2009 by daungugur

Hai…ini hari valentine.

Sudahkah anda membeli sekotak coklat atau setangkai bunga? Atau menyiapkan kado (entah apapun isinya) untuk seseorang yang anda cintai dengan berbungkus warna pink?

Atau mungkin anda menyiapkan sebuah kartu ucapan atau surat? Tapi ini terdengar kuno bukan?

Atau anda menyiapkan yang lebih praktis dan cepat. Menyiapkan sms yang berbunga – bunga dengan puisi indah yang akan membuat penerimanya tersipu – sipu atau menyiapkan sms yang lucu dan akan membuat tertawa terbahaka-bahak?

Atau anda akan mengirimkan email saja atau mengirimkan e-card sekalian mengirimkan sebuah hadiah atau ucapan lewat facebook?

Atau anda seorang yang pasif? Seseorang yang punya banyak fans.

Anda hanya menyiapkan diri anda untuk menerima kiriman – kiriman sms atau email atau hadiah…

Dan anda sudah menyiapkan jawabannya mungkin “terimakasih” “manis sekali’ “I Love u” atau apapun.

Atau mungkin anda seorang yang benar – benar pasif.

Anda hanya tinggal menerima sms menyimpannya di template kemudian memforwardnya.

Atau anda tidak berharap apapun, tidak melakukan apapun…ini hanya hari biasa…entah karena alasan,everyday is valentine day, valentine itu budaya barat tidak cocok dengan budaya timur, atau kasih sayang tidak perlu dirayakan tetapi dilakukan atau anda berpikiran buat apa merayakan valentine atau anda merasa tidak berkepentingan dengan valentine atau anda merasa terlalu tua untuk merayakan valentine, anda merasa bukan abg lagi atau mungkin anda tidak mempunyai seorang pun yang akan mengirimi atau dikirimi sebuah ucapan atau hadiah.

Dan hari ini saya membayangkan kata kata cinta berseliweran lewat gelombang entah basa basi atau benar benar tulus……

10 Gambar Gerak (serial tv atau layar lebar) yang menghantui…

February 8th, 2009 by daungugur

Kemarin aku melihat cover film G30S/PKI tiba tiba aku berpikir dulu film ini menerorku. Aku jadi ingin menuliskan film - film yang “menghantui”ku.

1. G30S/PKI
Film yang ditayangkan setiap tanggal 30 september ini jadi semacam film wajib karena jadi tugas sekolah sejak SD-SMP tapi tidak pernah selesai ditonton,(karena biasanya dipotong dunia dalam berita lalu dilanjutkan kembali dan aku sudah tertidur setelah itu) baru selesai ditonton tahun 2002 secara utuh dari awal sampai akhir dan berhasil kutonton berkali - kali. Film ini dulu jadi semacam teror bagiku. Film yang bagus karena berhasil menghadirkan teror entah isinya berarti propaganda atau bukan. Secara filmis ini film yang bagus sekali.
Musik dan gambar yang selaras. Asap rokok, close up mata dan bibir, dan musik yang mencekam..
“darah itu merah, jenderal”

2. Sundel Bolong
Menonton film ini saat kecil di TVRI, mungkin saat duduk di kelas 2 atau 3, pada malam minggu di acara Film Nasional. Film horror yang menakutkan saat itu. walaupun saat itu tv nya masih hitam putih dan aku menontonnya di tetangga. Aku menonton di balik punggung ibuku dengan menggigil. Sejak itu aku hampir tidak pernah nonton film horor baru nonton lagi film horror thailand…keculai serial Friday the 13th.

3.serial Friday the 13th
Di TVRI, kalo gak salah setiap hari kamis malam. Musik pembukanya saja sudah membuat merinding, saat gambar memasuki toko dan menunjukkan benda benda antik yang dipajang. Sepanjang film (yang biasanya merupakan pencarian benda benda keramat yang dihuni setan) sellau berhasil membuatku merinding.

4. Serial Little House on the Prairie
Membuatku membayangkan mempunyai sebuah rumah di tengah padang dan diatas bukit.
Gara - gara serial ini aku selalu bermimpi berlari di tengah padang luas. Setiap hari minggu siang, serial yang dibintangi Michael Landon ini menemani dan selalu membuatku terpaku di kotak ajaib itu. Cerita sederhana tentang keluarga sederhana yang mungkin membuat banyak orang ingin memiliki keluarga seperti itu, penuh cinta :)
5. Serial Si Unyil
Hehehe apalagi kalo ceritanya tentang dongeng atau si unyil bermimpi, benar benar menghantui. aku masih ingat saat si unyil bermimpi diadu dengan temannya oleh jangkrik2 raksasa karena siangnya baru bermain adu jangkrik. benar2 menakutkan waktu itu, kalo nonton sekarang mungkin hanya akan tersenyum. Tapi waktu itu benar2 membuatku ikut bermimpi malamnya :) menurutku, si Unyil salah satu yang karya TVRI yang berhasil membius anak2 Indonesia (mungkin karena tidak ada saingan ya?)

6. Dead’s Poet Society
Pertama kali nonton film ini tahun 1998 dan setelah selesai aku bengong dan bertanya - tanya “aku sudah melakukan apa?” benar - benar tertohok dengan film ini. setelah itu aku berkali - kali menonton film ini dan selalu menemukan hal baru.

7. Crash
Setelah selesai menonton film ini ada yang getir di dadaku,ada yang menusuk..Film ini berhasil menunjukkan prasangka terhadap orang lain bisa membunuh.Dan hal - hal yang terjadi di film pun bisa terjadi dimana saja. Prasangka prasangka terhadap orang lain karena ia berbeda dengan kita adalah hal yang biasa. Melihat orang secara individu merupakan hal yang paling sulit dilakukan dan kita selalu melihat orang secara general menurut kelompok entah ras atau agama atau apapun kelompoknya.

8. Indiana Jones
Wah film ini berhasil membuatku bercita - cita jadi arkeolog dan bertualang…tapi sayang cita - cita arkeologku tidak tercapai (atau belum) hehehe…..Film ini berhasil membangun imaginasiku akan petualangan yang seru.

9. Godfather
Berapa kali pun menonton film ini (entah 1,2,3) tetap selalu terpaku menatap gambar - gambar akting para pemain. Setiap kali menonton The Godfather aku selalu tergetar. Sampai tak bisa bisa lagi mendeskripsikan lagi bagaimana rasanya…:)

10. Djedjak Darah: Surat Teruntuk Adinda
Sebuah proses yang lama, melelahkan tapi menyenangkan setelah melihat hasilnya. Aku tergetar dan menangis. Setelah beberapa bulan dihantui sebuah proses, terasa terbayar kelelahan itu.
Jupri cen wangun.Kapan gawe film meneh pre? :D
Sebenarnya masih ada banyak film (entah serial tv atau layar lebar), yang menghantui, mempengaruhi hidupku. Mungkin lain kali buat 100 film hehehhe

Siapa FPI?

June 4th, 2008 by daungugur

Amnesia…amnesia….

gila…FPI ternyata besar sekali atau kita yang membuatnya besar?
FPI menjadi sebuah organisasi yang seakan - akan begitu hebat dan menakutkan.
Bahkan untuk menangkapnya dibutuhkan 1500 polisi dan sebuah instruksi dari seorang presiden.
benar - benar hebat atau "gila"?

Dan semua mata terfokus pada televisi, cybernews adan koran untuk memantau perkembangan kasus itu setiap jam ada

breaking news.
dan semua lupa kalo BBm naik, organda mau naikin ongkos angkutan umum, pembagian BLT simpang siur, oang - orang

ngantri BLT dengan keluh kesah.
Gara - gara itu kita lupa kalo banyak orang yang menjerit.
Gara - gara itu kita lupa hari-hari sebelumnya da pemukulan terhadapan mahasiswa
gara - gara itu kita lupa hari - haris ebelumnya demo BBm dimana - mana
gara - gara itu kita lupa kalo ada foto bugil anggota DPR
gara - gara itu kita lupa banyak hal…apalagi yang memang sudah terlupakan….

ah kita memang sering lupa…atau segaja dibuat melupakan supaya semua (terlihat ) baik - baik saja…

"amnesia..amnesia….."

seribu rupiah…

June 4th, 2008 by daungugur

beberapa hari yang lalu aku menemukan selembar uang seribu rupiah di jalanan, tergeletak begitu saja
gara - gara itu aku mengingat sebuah kejadian beberapa tahun yuang lalu, mungkin 8 tahun atau 7 tahun yang lalu.
tapi yang membuatku mengingat sepasang mata, sebuah pandangan yang terus kuingat.

Saat masih kuliah dulu, aku sering melakukan hal - hal "bodoh", seperti yang kulakukan hari itu.
hari itu cerah tapi tidak terik, sedikit mendung, cukup sejuk untuk berjalan kaki.
Hari itu aku memutuskan untuk berjalan kaki dari markas deja vu di daerah sawit sari, di jalan aster, ke kampus,

mungkin sekitar 1 KM. Aku memutuskan untuk pulang pergi dengan jalan kaki, tidak naik bis seperti biasa, maka aku

meninggalkan uangku, aku hanya membawa tas yang berisi buku dan rokok. aku sudah memutuskan mau berjalan kaki.
Jam 12an aku berangkat ke kampus untuk kuliah jam 13. Aku sampai ke kampus dan kuliah seperti biasa kemudian

nongkrong sebentar bersama teman - temna, ngobrol seperti biasa saja.
selepas jam 4 seorang teman yang searah denganku mnegajakku pulang,dan pulanglah kami melewati klebengan kemudian

berpisah di deresan, di belakang kanisius. Aku melanjutkan perjalananku menuju arah ring road.

dari arah ring road aku berpapasan dengan seorang ibu, yang menuntun seorang anak mungkin sekitar 5 tahunan dan

mengendong bayi. Tiba - tiba si ibu berhenti dan bertanya padaku arah ke terminal.
aku terkejut dan menyarankan naik bis saja dari ring road, karena terminal jauh sekali, apalagi dengan berjalan

kaki.
si ibu tersenyum dan menggelengkan kepala. ibu mau kemana, tanyaku, ia menjawab, pulang ke wonosari sambil tetap

bertanya arah ke terminal, sambil menatapku.
aku akhirnya menunjukkan arahnya. kemudian ia bergegas kembali berjalan menuju ke arah selatan, sambil menuntun

anaknya.

tetapi aku tetap tak bisa melupakan tatapan ibu itu. seakan - akan mengatakan uangku hanya cukup untuk pulang dari

terminal. ia memilih untuk berjalan kaki, karena tak cukup uang, itu yang kupahami dari tatapan matanya.

ah seandainya saja aku membawa uang, hanya seribu rupiah saja, tidak melakukan hal"bodoh" itu. mungkin ia bisa

pulang dengan lebih santai, lebih sore, tanpa kelelahan, ah seandainya saja waktu itu….

dan aku tak pernah tatapan mata itu, sebuah tatapan yang penuh kesedihan.

dan ahri itu saat aku melihat uang seribu rupiah tergeletak begitu saja, di jalanan, aku teringat mata…mata

seorang ibu…mata yang penuh kesedihan…..

sudahlah

May 29th, 2008 by daungugur

sudah kubilang

jangan meninggalkan jejak

apa kukatakan

jangan membawa apapun

apalagi rindu

aku tak ingin terus mengingatmu

apalagi merindukanmu

sudah kubilang

aku tak ingin
dihajar kenangan

apalagi sampai semaput

karena rindu

burung putih kecil itu

May 28th, 2008 by daungugur

aku rindu burung putih kecil itu
yang terbang melintasi padang ilalang

jangan berteriak!

May 14th, 2008 by daungugur

suaramu semakin serak
dan masih tak kumengerti bahasamu
setelah sekian kali kau bereriak
di telingaku

mungkin kau hanya perlu berbisik
lirih

i lost words

April 8th, 2008 by daungugur

aku kehilangan kata- kata
huruf huruf yang terserak
tak bisa kutata

bisakah kau pinjamkan kamus buatku?
aku ingin membuat puisi

yang abadi

November 21st, 2007 by daungugur

sesaat saja
saat mata kita
bertemu
sebelum kukecup bibirmu

akhirnya…..

November 16th, 2007 by daungugur

akhirnya kau pergi
setelah bosan
hanya menjadi inspirasi
dalam puisi puisi picisan